Kita vs Mereka

Akhirnya! Kerusuhan pilkada berhenti sejenak. Keributan yang “memaksa” saya (lagi-lagi) mematikan akun Facebook ini akhirnya sampai ke titik turun minum juga. Betul-betul melelahkan mendengarnya.

Kalau ditilik kembali, beberapa minggu terakhir ini saya melihat ada satu masalah utama yang menjadi sumber kericuhan yang seolah tak berkesudahan itu: kita versus mereka. Setiap orang berusaha mengklaim golongannya lah yang terbaik. Masalahnya, ini juga masih ditambahkan dengan menuding pihak yang berseberangan dengannya 100% salah. Kapan ada ujungnya kalau begitu?

Coba perhatikan, terlalu banyak majas pars pro toto yang dipakai dalam perdebatan tersebut. “Yang sebelah sana radikal!”

“Yang sebelah situ tidak santun!”

Sebenarnya siapa yang di “sebelah sana” dan “sebelah situ”?

Juntrungannya jadi tidak jelas karena yang dituduh merasa tidak seperti itu, karena mungkin memang tidak seperti itu. Ada orang-orang yang mengaku bagian dari kelompok A, tetapi melakukan hal-hal yang sebenarnya juga kurang disukai oleh orang-orang A sendiri. Hal yang sebenarnya terkadang minoritas ini jadi bulan-bulanan, padahal bukan representasi dari mayoritas kelompok A tersebut.

Ah, pada akhirnya ini adalah politik dan kebebasan yang dijunjung demokrasi. Semua ingin bersuara, semua ingin didengar. Walhasil, kebutuhan itu pun perlu diejawantahkan dalam berbagai cara yang mungkin dilakukan. Membungkus dengan hal-hal yang sensitif pun tak jarang jadi cara favorit demi melenggangkan kepentingan politik, dari berbagai sisi yang ada.

Ini juga jadi penting karena kita mungkin terlalu memandang pemimpin itu tak ubahnya – meminjam judul lagu Bang Iwan Fals – manusia setengah dewa. Ia adalah sosok yang harus diikuti secara buta, apa yang dikatakannya mestilah kebenaran yang tak boleh dibantah. Padahal, ya mereka ini manusia-manusia juga toh? Bahkan nabi saja bukan.

Semoga di putaran kedua ini suhu politiknya bisa lebih menurun.

Oh, dan semoga siapa pun yang terpilih itu jadi jalan kebaikan bagi semua.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s