Mencari Tempat Bekerja (Lagi)

Sebagai tindak lanjut dari pos kemarin, saya mencoba alternatif yang sebetulnya tidak saya cantumkan pada pos tersebut: perpustakaan. Gratis, nyaman, ada lokernya, kurang enak apa lagi toh? Semuanya seharusnya tersedia di perpustakaan.

Begitu harapannya.

Kenyataannya, perpustakaan pertama di bilangan Cipete Selatan yang saya datangi sore kemarin sudah tutup secara permanen, entah apa alasannya. Fotonya padahal terlihat menyenangkan, tetapi apa daya semua itu tinggal angan-angan. Apakah tidak cukup baik sebagai bisnis? Kurang tahu juga saya.

Ke Perpustakaan Lagi

Hari ini, saya mencoba mendatangi perpustakaan umum daerah Jakarta di bilangan Kuningan. Dulu sih ada teman saya yang jadi pengunjung rutin tempat ini, karena konon kabarnya memang cukup nyaman. Namun, apa daya, saat saya membuat tulisan ini, akses internet hanya dibatasi kepada anggota, pendingin ruangan sedang dalam perbaikan, dan lift yang harus ditunggu lama sekali. Belum lagi suasana kelam di koridor yang membuat orang segan mendatanginya.

Well, enggak juga sih.

Justru hari ini ada banyak yang datang, dan itu malah membuat ruang utama perpustakaan menjadi berisik. Seharusnya sih, ini adalah ruang baca, jadi tidak akan seberisik itu. Namun, realita berkata lain.

Perbandingan dengan di Luar Negeri

Kalau sudah begini, saya jadi sadar bahwa perpustakaan yang bagus seperti di luar negeri itu adalah sebuah kenikmatan. Tidak jarang orang-orang sampai menginap di perpustakaan sekadar untuk mengerjakan tugas yang tenggatnya sudah dekat. Ruang diskusi pun disediakan untuk yang perlu bekerja secara berkelompok. Di mana kira-kira di Indonesia yang menyediakan perpustakaan yang seperti itu coba?

Agak tidak adil juga kalau menceritakan yang jelek-jeleknya saja tentang perpustakaan di sini. Kalau saja pendingin ruangannya bekerja normal, mungkin ruangannya akan jadi lebih nyaman. Selain itu, di sini juga sudah punya mesin yang dapat membantu pengembalian buku secara mandiri seperti di luar kok. Ditambah lagi, meski akses internet untuk umum dibuat terbatas, paling tidak mereka masih menyediakan tablet yang dapat digunakan untuk berselancar di internet selama beberapa lama.

Apakah Anda masih sering ke perpustakaan?

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s