Internet Cepat Buat Apa?

Ketika pernyataan tersebut terlontar oleh mantan bapak menteri kita dahulu, rasanya mayoritas masyarakat kita ingin protes besar-besaran. Kok bisa-bisanya orang yang harusnya tahu pentingnya kebutuhan mendasar tersebut malah berkata seperti itu? Jangan-jangan si bapak memang terlalu sibuk dengan dokumen-dokumen yang dikirimkan oleh bawahannya sehingga tidak sempat melihat-lihat kegunaan lain dari internet selain sekadar chatting.

Maafkan saya yang seperti menyimpan dendam kesumat ini, tetapi sempat merasakan hidup di luar negeri membuat saya merasa internet cepat dan stabil itu sudah sepatutnya tersedia di negara yang (ingin) maju. Ya jadi lucu saja kalau ternyata conference call antarnegara atau antarprovinsi terpaksa ngadat hanya karena internetnya lambat dan tidak stabil. Mayoritas jadi terisi dengan dialog: “Halo? Sudah kedengaran belum?”

Semua jalur internet di negara ini konon kabarnya memang harus melalui jalur yang dikuasai oleh badan usaha milik negara. Repotnya, ini berarti hampir tidak ada yang dapat dilakukan jika tidak ada kendali kualitas yang dilakukan. Sudahlah yang fundamental ini tidak dibereskan, malah sibuk ke bidang-bidang lain yang juga dikerjakan tidak dengan maksimal. Jadi maunya sebenarnya apa?

Ah, tapi apalah saya ini, cuma bagian kecil masyarakat yang tahunya protes saja.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s