Belajar Mandiri

Ya sudah. Begitu saja, semester kedua akan berakhir dalam satu minggu lagi. Berarti sudah saatnya bersiap menghadapi ujian sekitar sebulan lagi dari sekarang. “Kaya kemaren baru ngepost foto mendung di bandara,” bunyi pesan seorang teman. Time flies.

Saya agak bingung terkadang bagaimana menjalani hidup yang seimbang itu. Melihat teman-teman yang sudah sibuk saja mendaftar visa Schengen, saya jadi berpikir, “Apa terlalu serius saya menjalani hidup ini?” Saya sih belum bisa tenang sebelum ujian selesai. Bawaannya masih ketar-ketir meski perilakunya tidak menunjukkan seperti itu.

Kalau boleh dibilang, saya ini terhitung banyak “beruntungnya”. Tuhan beri saya kelebihan untuk memahami banyak hal. Namun, saya sering terlalu malas untuk memaksimalkan apa yang sudah diberikan Tuhan ini. Entah sejak kapan pola pikir saya berubah dari “tidak rela dapat 90 padahal bisa dapat 100” jadi “yang penting lulus saja dulu”.

Padahal nih ya, secara usaha sih kelihatannya tidak berbeda jauh. Dari dulu mah saya juga bukan orang yang sampai belajar mati-matian untuk suatu hal. Ada kalanya memang usahanya agak ekstra dengan mencoba mengulas beberapa materi, tapi itu jarang terjadi deh seingat saya. Dengan semua kenikmatan yang saya dapat sampai sekarang, saya jadi suka sedih sendiri karena merasa tidak memaksimalkan potensi yang diberikan.

Menjadi mahasiswa di negeri orang seperti ini memang punya tuntutannya tersendiri. Kemampuan membaca dan berlatih sendiri itu adalah hal yang wajib dilakukan. Semua serba mandiri. Belum lagi kenyataan bahwa ujian dari dua semester digabung menjadi satu bulan saja. It’s all or nothing.

Semoga saja semua dilancarkan dan saya bisa dapat hasil yang terbaik.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s