Masak & Makan

Saya punya masalah yang agak pelik untuk urusan perut. Bukan, ini bukan soal saya yang perutnya bermasalah dengan makanan tertentu, tapi lebih ke saya yang gampang bosan. Perut sih alhamdulillah baik-baik saja sejauh ini, tapi urusan lidah ini yang kadang-kadang membuat ribet.

Di samping kenyataan bahwa memang ada beberapa makanan favorit orang-orang yang tidak cocok di lidah saya, saya agak kesulitan untuk memakan makanan yang sama berhari-hari, kecuali memang super-simpel seperti cereal (dan tentu ini tidak dimakan tiga kali sehari). Dengan kondisi seperti sekarang yang mengharuskan saya untuk memasak untuk bertahan hidup, saya suka pusing menentukan apa yang harus dimakan dalam seminggu ke depan. Kenapa seminggu? Karena setiap seminggu sekali lah biasanya jadwal saya untuk belanja bahan makanan.

Salah satu kerepotannya adalah karena beberapa bahan yang dijual itu sudah punya takaran, tetapi terlalu banyak untuk saya habiskan sendirian. Masalahnya, waktu penyimpanan bahan makanan ini tidak jarang hanya sebentar. Jadi, harus segera diolah sebelum kedaluwarsa.

Iya. Saya yang payah sih, harusnya bisa lebih kreatif dalam memasak. Payahnya, sudah beberapa kali saya mencoba memasak tanpa resep, rasanya jadi agak tidak keruan. Kacau. Mau dibuang tapi jadi sayang juga. Dilematis.

Ternyata, yang awalnya menyenangkan pun pada satu titik akan menjadi menyulitkan. Tinggal kembali ke saya lagi sih, mau mencoba yang sedikit lebih sulit atau tidak. It’s just a matter of choice.

Iklan

Satu tanggapan untuk “Masak & Makan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s