Mengusir Kebosanan

Apa yang Anda lakukan ketika sedang merasa suntuk? Apakah Anda memilih berjalan-jalan? Bermain game? Pergi ke warung kopi? Atau malah Anda memilih belajar ketika sedang suntuk? (Wow!)

Saya sendiri merasa kehilangan sesuatu yang bisa menjauhkan saya dari “pekerjaan” sekarang. Sudah cukup lama saya tidak terlalu aktif bermain video game. Saya tidak berhasil menemukan yang benar-benar menghibur. Maka, saya lebih sering mengandalkan rekomendasi teman-teman yang masih sering bermain video game saat ini. Itu pun, banyak rekomendasinya yang akhirnya tidak saya lihat.

Kalau Anda menyarankan membaca novel, sayangnya saya sudah tidak setertarik dulu lagi untuk membaca novel. Meski dulu juga tidak banyak novel yang dibaca, tapi jelas frekuensinya jauh berkurang dibandingkan sekarang. Lagipula, entah mengapa saya suka merasa agak berdosa kalau baca novel yang lama dihabiskan, terus ternyata “tidak ada manfaatnya”. Walhasil, buku yang saya baca sekarang lebih banyak ke arah teknis ataupun bisnis. Sebelah mana hiburannya coba itu? Hahaha…

Saya sebetulnya cukup menikmati “pekerjaan” saya sekarang. Ngoding itu sudah jadi bagian dari hobi. Saya seolah-olah sedang menyelesaikan sebuah puzzle ketika ngoding. Masalahnya, tentu ada masa-masa ketika mengalami kebuntuan pikiran, jadi ngoding pun terasa tidak menyenangkan.

Oh, saya sebenarnya cukup menyenangi dunia fotografi. Namun, dengan tidak membawa kamera ke sini, praktis saya benar-benar kehilangan mainan-mainan lain saya. Mau jalan-jalan jadi menimbang-nimbang lagi karena sayang kalau tidak membawa kamera yang memadai.

Sebagian dari Anda mungkin memilih nonton serial. Saya sendiri punya beberapa serial yang diikuti. Masalahnya, menonton serial tidak membuat saya merasa “segar”. Apalagi kalau serialnya sudah tersedia banyak episodenya, bisa-bisa malah nonton secara marathon dan mengabaikan tugas-tugas yang ada. Gawat kalau sudah begitu.

Mungkin saya benar-benar harus membiasakan berolahraga ya. Kata orang-orang olahraga tidak hanya baik bagi tubuh, tapi juga untuk otak. Konon kabarnya, penulis ternama seperti Haruki Murakami, Malcolm Gladwell, dan komikus/komedian Matthew Inman senang olahraga lari. Nama yang terakhir disebut bahkan beberapa kali mengikuti ultra-marathon.

Beberapa minggu sebelum keberangkatan ke sini, sebenarnya saya sudah sempat berhasil membiasakan jogging lagi. Berhubung di rumah ada treadmill, jadi tidak perlu repot-repot bersiap-siap: mau telanjang kaki juga bisa; pagi-siang-sore-malam tidak masalah. Nah, cuma ya semua berakhir ketika saya sudah pindah ke sini. Nampaknya saya memang perlu membiasakan diri untuk jogging lagi.

Apa bentuk hiburan Anda di kala bosan?

Iklan

4 tanggapan untuk “Mengusir Kebosanan

  1. Bukan serial, mungkin. Nonton lepas di bioskop sendirian – kalau ada film yang bagus, sih, kalo ngga sayang waktunya.

    Sightseeing without camera kenapa ngga? Masih ada kamera hp kan. Harus banget difoto ya Al? Yang penting kan soul-healing ๐Ÿ˜€

    Joggingnya di luar, Al. Di taman, kalo ada. Lumayan sekalian sight seeing dan olahraga, hopefully kadar endorfinnya naik dikit.

    Atau bacanya buku self-development? Qurรกn? Ngafal Juz Amma? Dzikir? Berdoa? Lumayan, pahala dapet, keruwetan otak insha Allah hilang (scientifically proven) ๐Ÿ˜€

    1. Pernah nonton sendirian? Aku dulu sih pas di Bandung suka nonton sendiri. Di sini belum nih. Mungkin perlu dicoba. Hahaha…

      Yah, kadang-kadang sayang aja kalo ngga diabadikan dengan kamera. Tapi, memang perlu dicoba kayaknya. Kendalanya cuma di sini sering terlalu gloomy, jadi sering gerimis-gerimis gitu.

      Yang terakhir insya Allah dibiasakan setiap hari kok. ๐Ÿ™‚

  2. Coba li, lakukan apa yang belum pernah mane lakukan. Urang kemarin belajar masak dan seru banget, mungkin keluar dari rutinitas bisa bikin mane ga bosen.

    Di sana pasti banyak banget hal baru yang bisa dilakukan ๐Ÿ˜€

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s