Random

Sering enggak sih mendengar orang bilang, “Gue mau random ah. Pengin <isi dengan kegiatan yang tidak diduga-duga>.“? Pertanyaannya, apa iya kegiatan itu benar-benar berdasarkan sesuatu yang acak? Jangan-jangan dia sudah sering seperti itu secara tidak sadar?

Random Number | Sumber: https://xkcd.com/221/

Dalam ilmu statistik, yang namanya random variable saja bahkan sering bisa dicocokkan dengan distribusi tertentu. Pada akhirnya, hampir semua yang kita lakukan di dunia ini akan menunjukkan pola tertentu. Maka, tidak heran banyak yang berkata bahwa manusia itu sebetulnya bagaikan sebuah buku yang terbuka — sangat mudah dibaca. Masalahnya, sudahkah kita terbiasa mengobservasi hal-hal tersebut?

Mentalis dan Dunia Kerja

Anda pernah melihat acara sulap yang pesulapnya — atau mereka lebih suka menyebut dirinya mentalis — berhasil menebak angka yang dipikirkan oleh seseorang secara acak jika diberikan jangkauan tertentu? Yang Anda tidak tahu hanyalah kenyataan bahwa pertanyaan itu mungkin ditanyakan kepada sekian banyak orang dan yang ditayangkan hanya perlu beberapa kali yang berhasil saja. Di samping itu, angka-angka yang sering disebutkan sebetulnya juga telah dihitung secara statistik bahwa peluangnya lebih besar untuk disebutkan.

Kebiasaan manusia untuk membuat pola-pola tersebut bisa dimanfaatkan untuk melakukan evaluasi terhadap pekerja di lapangan. Ketika saya masih banyak mengurus data di NGO tempat saya bekerja dulu, salah satu hal yang disarankan kepada saya untuk diteliti adalah kemunculan pola-pola yang aneh dari data. Orang-orang yang mencoba melakukan pemalsuan data bisa dilihat dari data yang dikumpulkannya. Percaya atau tidak, kasus-kasus tersebut dapat dengan mudah ditemukan.

Baca juga: https://aliakbars.wordpress.com/2014/01/15/analisis-data-lapangan-101/

Statistik 2.0

Analisis seperti itu menjadi lebih mudah dilakukan dengan kemudahan untuk merekam dan mengolah data yang selama ini menjadi hal yang melelahkan. Ilmu statistik sendiri sebetulnya sudah ada sejak lama. Namun, terekamnya data di sekeliling kita dalam bentuk digital, misalnya waktu pengiriman surel, frekuensi kata-kata yang digunakan dalam suatu teks, hingga jaringan pertemanan, membuat banyak hal lebih mudah untuk diteliti. Lebih canggih lagi, bukan hanya polanya yang bisa dilihat, tapi dari pola tersebut kita bisa membuat prediksi apa yang akan terjadi berikutnya!

Anda yang pernah melakukan penelitian di zaman dahulu pasti tahu bagaimana susahnya mengumpulkan sampel. Belum lagi ketika dari sampel tersebut ternyata ada data yang tidak lengkap sehingga harus dibuang. Tidak selesai sampai di situ, data yang dihasilkan masih harus diturus dan ditulis lagi dalam bentuk digital supaya kemudian dapat diolah. Jadi, memang sudah seharusnya banyak kemajuan yang bisa terjadi karena banyak hal juga yang sudah semakin dimudahkan sekarang.

Anda pernah melihat ini? Tautan tersebut akan mengantarkan Anda ke halaman yang isinya adalah bagaimana Google menebak profil Anda: jenis kelamin, usia, hingga minat Anda. Hal-hal yang selama ini Anda tidak sadari — yang Anda sebut random itu — ternyata terekam dengan baik oleh Google. Bisa jadi Google lebih mengenal diri Anda daripada Anda mengenal diri Anda sendiri. Nah loh!

I’m So Random | Sumber: https://xkcd.com/1210/

Jadi, apa makna random yang sebenarnya?

Iklan

8 tanggapan untuk “Random

  1. Reblogged this on Mixed Journey and commented:
    An interesting article :3 Sometimes when I said, “Let’s randomly go to !”, I then realized I might have thought about it several times before. So, what is “random”? 🙂

    1. Kayaknya yg sering orang maksud pas lagi ngomong mau “random” adalah mau melakukan sesuatu yg belum pernah sebelumnya ya. Alias “outlier”?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s