Andai

Kita sering sekali berandai-andai dalam hidup ya? Oh, mungkin Anda tidak — saya tidak tahu, yang jelas saya itu sering sekali berandai-andai. Pikiran ini sering berjalan-jalan ke mana-mana, tak jarang memikirkan hal-hal yang sebetulnya tidak perlu dipusingkan. Buat apa?

Yang namanya berandai-andai itu kemungkinannya cuma dua: terhadap sesuatu yang sudah terlanjur terjadi atau sesuatu yang belum terjadi. Terhadap hal-hal bodoh yang saya lakukan, saya kerap berandai-andai, “Kalau saja hal itu tidak saya lakukan, mungkin….” Pertanyaannya sekarang: terus mau diapakan lagi?

Lain lagi halnya dengan yang belum terjadi. Berandai-andai ini biasanya datang bersamaan dengan kecemasan — kekhawatiran. Saya jadi sibuk menerka-nerka segala kemungkinan, biasanya berhubungan dengan hal-hal buruk yang menunggu di masa depan. Padahal, mayoritas dari yang diandai-andaikan itu hanya ada dalam pikiran saja, tidak pernah benar-benar terjadi.

Jadi, kesimpulannya berandai-andai itu buruk dong?

Well, tidak selalu sih.

Alasannya klise: hidup itu selalu penuh dengan hal-hal yang berpasang-pasangan. Dalam berandai-andai pun, tentu ada hal-hal baik yang tersimpan. Berandai-andai terhadap masa lalu bisa saja menjadi pengingat kita untuk tidak mengulangi kesalahan yang sama, sedangkan berandai-andai akan hal yang tidak pasti di masa depan bisa membantu kita lebih awas, membantu kita mengantisipasi kemungkinan-kemungkinan buruk yang terjadi. Orang-orang yang senang berandai-andai atau berimajinasi pula lah yang telah menjadi penemu berbagai gawai-gawai menarik yang kita gunakan sekarang.

Berandai-andai itu suatu bentuk ketidakberdayaan. Di saat-saat seperti itu, sudah seharusnya lah kita mengingat Sang Mahakuasa. Bahwa segala sesuatu yang telah terjadi pastilah terjadi dengan izin-Nya, dan segala sesuatu yang belum terjadi tentu dapat berubah dengan kuasa-Nya.

Ingat, tugas kita hanya berusaha, Dia lah yang akan menentukan hasilnya.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s