Gawai-gawai Itu

Kalau dihitung-hitung, mungkin saya sudah berganti ponsel atau gawai (gadget) lebih dari 5 kali sepanjang hidup saya sejak pertama kali memegang Sony Ericsson T105 hingga terakhir membeli Nokia 105. Anehnya, keinginan untuk memiliki gawai terbaru tersebut tetap saja ada. Lebih cepat lah, lebih banyak fitur lah, lebih tahan lama lah, dan sekian banyak alasan lainnya membuat keinginan tersebut selalu ada. “Rumput tetangga selalu terlihat lebih hijau,” katanya.

Nah, saat ini, ada dua gawai yang saya ingin sekali punya. Yang pertama adalah Ubuntu Tablet, dan yang kedua adalah Nokia N1. Ya, gawai yang sangat menarik perhatian saya sekarang adalah tablet. Mengapa? Karena sebagai seorang programmer, rasanya saya susah sekali jauh-jauh dari laptop. Sementara repot kan kalau harus membawa laptop ke mana-mana?

Ubuntu Tablet

Ubuntu Tablet menjadi sangat menarik karena, konon kabarnya, Ubuntu Tablet maupun Ubuntu Phone disiapkan untuk bisa menjadi komputer ketika dihubungkan dengan monitor. Akan jadi sangat memudahkan bagi saya jika tiba-tiba harus bekerja sedangkan saya hanya membawa tablet atau ponsel saja. Nah, berhubung sejauh ini saya masih puas dengan ponsel saya, maka tablet jadi pilihan yang lebih baik untuk sekarang.

Masalahnya, Ubuntu Tablet ini waktu peluncurannya benar-benar tidak jelas, atau dalam bahasa zaman sekarang: PHP — pemberi harapan palsu. Coba lihat cuplikan judul berita di situs omgubuntu.co.uk di bawah ini. Mulai dari keluarnya video resmi di bulan Februari 2013, berita akan muncul dalam ‘couple of weeks‘ di bulan Maret 2013, hingga isu ‘this autumn‘ di bulan Maret 2014, semuanya belum terbukti, karena setelah menginjak 2015 pun, belum ada ponsel atau tablet resmi keluaran Ubuntu. PHP sekali kan?

Berita Seputar Ubuntu Tablet
Berita Seputar Ubuntu Tablet

Nokia N1

Kalau Ubuntu Tablet jelas tujuannya untuk kerja, Nokia N1 lebih saya lihat sebagai gawai tambahan. Dia canggih, dia cantik, dan dia Nokia. Ya, meski sekarang nama Nokia sudah tidak sejaya dulu, tapi julukan ‘ponsel sejuta umat’ yang dulu sempat disematkan kepada produsen asal Finlandia ini jelas bukan omong kosong belaka. CNET bahkan menyandingkannya dengan iPad.

Nokia N1

Dengan prosesor Intel® 64-bit Atom™ Processor Z3580, 2.3 GHz dan memori LPDDR3 (800 MHz), 2 GB, serta dukungan Android OS Lollipop, tablet ini menjadi sangat menjanjikan. Meski begitu, memang akhirnya tablet ini lebih ke pelengkap saja sih. Belum ada kebutuhan mendesak untuk memiliki tablet yang isunya dilego dengan harga $249 ini.

Jadi, apakah Anda juga masih kesulitan membedakan keinginan dan kebutuhan?

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s