Naval Criminal Investigative Service

Salah satu serial yang saya anggap sangat menarik dan masih saya ikuti sampai sekarang adalah NCIS. Serial yang sebetulnya merupakan spin-off dari JAG ini, lucunya, telah memiliki dua serial spin-off: NCIS Los Angeles dan NCIS New Orleans. Kasus-kasus yang ditangani oleh Gibbs dan kawan-kawan mampu membuat saya terfokus pada layar kaca selama sekitar 45 menit.

Yang menarik dari NCIS sebetulnya adalah bagaimana mereka bisa membungkus berbagai hal yang serius, tetapi masih memasukkan unsur komedi di dalamnya. Kekonyolan Tony DiNozzo, sikap gentleman Ducky, geek-nya Tim McGee, antusiasme Abby Sciuto, dan — tentu saja — peran utama Leroy Jethro Gibbs menjadi perpaduan yang sangat menyenangkan. Donald Bellisario dengan pintarnya membuat setiap karakter menonjol dengan keunikannya masing-masing.

Tim Gibbs saat masih ada Ziva

Menonton serial ini bagi saya adalah salah satu cara belajar kehidupan, dan salah satu karakter yang sangat menginspirasi, tentu saja, adalah Gibbs. Bagaimana Gibbs memimpin timnya merupakan contoh yang sangat menarik. Gibbs digambarkan sebagai functional mute, tetapi begitu dekat dengan anak-anak. Ia adalah seorang pemimpin yang tegas — bahkan terkadang galak — tetapi sangat mengutamakan kekeluargaan. Setiap rule yang diterapkannya dalam bertindak — yang masing-masing diberi nomor — cukup menarik untuk diadopsi dalam kehidupan sehari-hari.

Coba tengok beberapa Gibbs’ rules ini:

  1. Rule #8: Never take anything for granted
  2. Rule #11: When the job is done, walk away
  3. Rule #14: Bend the line, don’t break it

Kuatnya karakter Gibbs di serial ini bisa jadi salah satu penyebab utama mengapa spin-off dari NCIS tidak terlalu bersinar seperti yang aslinya. Jadi, sebetulnya, meski saya mengikuti NCIS, tapi saya jarang sekali menonton NCIS Los Angeles. Dan walaupun menurut saya NCIS New Orleans cukup menarik, membandingkan NCIS dengan NCIS New Orleans — apalagi jika yang menjadi perbandingan adalah season 12 NCIS yang sedang berlangsung — hasilnya mungkin bisa ditebak bahwa NCIS jauh lebih unggul.

Hey, jangan lupa bahwa spin-off tidak selalu lebih buruk. Ingat kembali bahwa di awal saya sempat menyampaikan bahwa NCIS sendiri sebetulnya spin-off dari JAG yang ternyata lebih sukses dari serial pendahulunya. So, it depends.

***

Saya pernah mencoba untuk menonton serial yang sejenis, misalnya CSI atau Criminal Minds. Namun, rasanya saya tetap lebih suka NCIS. Kalaupun ada yang lain yang cukup menarik, mungkin The Mentalist adalah yang mendekati. Nampaknya saya memang lebih memilih yang tidak terlampau serius, karena hidup saya sudah sering terlalu serius. 😀

Kalau sedang kehabisan tontonan, mungkin NCIS bisa dijadikan salah satu pilihan. Saya bisa jamin bahwa serial ini menarik kok. Tapi, seperti kata Gibbs,

Rule #3: Don’t believe what you’re told. Double check.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s