100!

Gara-gara melihat jawaban ini di Quora, saya terinspirasi untuk membuat hal yang sama. Jadi, ceritanya si penjawab menggabungkan video 1 detik per hari selama setahun, sebagai refleksi terhadap apa yang sudah dilakukan. Membuat setiap harinya menjadi kenangan yang nyata, bergerak, hidup. Namun, karena satu tahun kelihatannya lama sekali hasilnya baru bisa terlihat, maka saya membuat versi yang lebih sederhana: 100 hari.

Nyatanya, konsisten merekam 3 detik per hari selama 100 hari itu juga cukup sulit. Well, tidak sesulit itu sih sebenarnya, tapi ada saja yang jadi alasan: lupa sama sekali, ada kejadian menarik yang tidak bisa direkam (kadang memang harus curi-curi), atau yah hari itu memang biasa saja — video saya banyak yang hanya menyorot laptop, freak. Sekali lagi, terbukti bahwa konsistensi itu bukan hal yang mudah dicapai.

Anyway, sudah sekian hari berlalu sejak kumpulan video 100 hari itu selesai direkam. Sekarang bagian-bagian itu hanya perlu disatukan. Masalahnya, sampai sekarang video itu belum sempat disatukan, karena saya sedang (sok) sibuk. Kontrak di kantor baru berubah, jadi saya akan membagi diri untuk proyek Jakarta dan proyek Lombok. Di samping itu, masih ada juga pet project. Sejujurnya sih, meski sibuk saya tetap senang, karena pekerjaan ini memang menyenangkan — walaupun tetap ada bagian yang menyebalkan dan malas sekali mengurusnya.

Bagaimana dengan hari-hari kamu?

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s