Amarah

Amarah itu menurut saya adalah bentuk kelemahan dari seseorang. Amarah itu muncul karena perasaan tidak berdaya terhadap apa yang akan atau sudah terjadi. Mengapa? Karena amarah, sejatinya, tidak akan menyelesaikan masalah.

Kalau kita masih punya segudang ide untuk menyelesaikan masalah secara cepat dan tepat, maka amarah itu tidak akan muncul toh? Namun, karena kita ini adalah makhluk yang lemah, maka amarah itu menjadi bagian yang tak terpisahkan dari diri kita. Amarah adalah sesuatu yang amat wajar sebetulnya, tetapi sangat mungkin juga dikurangi.

Selemah-lemahnya kita, Tuhan telah menciptakan kita dalam bentuk yang sempurna. Ditambah lagi, Tuhan sedemikian hebatnya untuk membuat kita bebas memilih jalan hidup kita, pun demikian dengan pengaturan amarah kita. Orang-orang yang tidak bisa berpikir dengan jernih, kebanyakan akan menggunakan kontak fisik sebagai penyelesaian masalahnya. Akan tetapi, orang-orang yang baik tentu akan menghindari bahkan tetap berkata-kata baik terhadap orang-orang yang mengusik mereka.

Caranya?

Itu yang masih saya cari tahu juga. Ada yang tahu?

Iklan

Satu tanggapan untuk “Amarah

  1. Amarah datang dari frustrasi karena tidak bisa menyelesaikan masalah, bukan?

    Padahal tidak semua masalah bisa langsung diselesaikan saat itu.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s