Isi vs Tampilan

Mencoba Move On

Saya sedang agak pusing belakangan ini. “Hujatan” yang dilayangkan ke PHP dan desas-desus tentang diabaikannya teknologi ini di luar negeri sekarang membuat saya mau tidak mau belajar cara lain untuk pemrograman internet. Saat ini, saya sedang berkutat dengan Django, sebuah framework Python untuk pemrograman web.

Di satu sisi, Django menawarkan kemudahan dalam membangun sistem yang aman dan baik. Di sisi lain, cukup susah memodifikasi tampilannya jika kita menggunakan fitur “kemudahan” tersebut. Selain itu, deployment-nya mungkin akan membingungkan bagi orang yang terbiasa di PHP. Saya susah sekali berusaha menggabungkan Django dengan Bootstrap — sampai saat ini.

Walhasil, saya kembali ke teknologi lama untuk saat ini — tenggat sudah menunggu. Dengan bantuan CodeIgniter-yang-sudah-ditutup-itu, proses pengembangan web-nya jadi jauh lebih cepat. Untuk sementara ini kelihatannya saya masih akan berkutat dengan PHP dulu, toh di Indonesia kebutuhannya masih cukup tinggi.

Good-Fast-Beautiful

Anyway, kebutuhan membangun sistem yang berfungsi dengan baik dan cepat itu memang tidak mudah. Apalagi saya masih sendirian mengerjakan itu semua. Ini jadi mengingatkan saya akan project management triangle.

Project Management Triangle | Sumber: http://clearph.com

Mungkin dalam kasus ini, komponen “Cheap” diganti dengan “Beautiful” ya?

Kebiasaan saya yang akhir-akhir ini banyak berkutat dengan Command-Line Interface (CLI) membuat saya bekerja lebih cepat (bagi saya) dibandingkan dengan Graphical User Interface (GUI). Masalahnya, kecepatan itu tidak akan bisa dicapai oleh orang-orang yang sudah terbiasa menggunakan GUI sehingga saya terpaksa membuatkan GUI untuk orang-orang tersebut.

GUI ini sebetulnya memang masalah tersendiri dari pembuatan aplikasi. Tidak heran, zaman mengerjakan tugas besar kuliah dulu, biasanya ada orang-orang yang khusus mengerjakan aset-aset yang akan digunakan sebagai GUI. Saya acap kali terkagum-kagum sama orang-orang ini, kok bisa betah mengerjakan itu semua berlama-lama.

Susahnya, saya adalah orang yang perfeksionis, dan saya mulai mencurigai bahwa saya mengidap OCD. Saya tidak bisa tahan melihat sesuatu yang melenceng. Saya tersiksa ketika melihat pengaturan yang berantakan, terlebih dari sesuatu yang saya bangun sendiri. Jadi, saya sangat kesulitan ketika harus membangun GUI, karena semuanya harus terlihat sempurna!

Sisi Gelap

Di tengah segala kepusingan itu, saya mencoba-coba untuk iseng. Menurut legenda, Internet Explorer adalah sebuah makhluk yang mampu mengubah kerja keras semua orang untuk memperindah tampilan web-nya menjadi sia-sia. Hari ini, saya mencoba memberanikan diri untuk melihat sisi gelap itu.

Awalnya, saya mencoba membuka pekerjaan saya yang kemudian segera saya sesali karena saya tidak sanggup lagi melihatnya — khawatir rambut saya bisa rontok! Lalu, saya mencoba melihat beberapa situs terkemuka seperti Facebook dan Twitter. Ternyata, tidak kalah “gelap”-nya! Berikut ini adalah hasil screenshot dari beberapa situs tersebut.

Facebook yang buruk rupa
Sisi gelap Facebook

Twitter sendiri lebih cerdik karena mengakali pengguna makhluk bernama Internet Explorer ini dengan mengalihkannya ke situs mobile mereka. Screenshot-nya bisa dilihat di bawah ini.

Si cerdik Twitter
Si cerdik Twitter

WordPress? Tidak kalah buruk.

Saya tidak tahu harus senang atau sedih
Saya tidak tahu harus senang atau sedih

Untunglah ada orang-orang baik yang membuat Firefox dan Chrome!

Disclaimer: Internet Explorer yang digunakan dalam pengambilan gambar tersebut adalah Internet Explorer versi 6

Iklan

2 tanggapan untuk “Isi vs Tampilan

  1. Hahaha. Dulu waktu KP gw sama Dibi juga kaget gara2 udah deploy buat chrome, terus tiba2 diminta bikin juga versi IE. Soalnya semua PC kantor browser default-nya itu.

    Kalau situsnya cuma pakai div-div sih setting-an CSS-nya cuma perlu ditambahin sedikit buat menyesuaikan ke IE.Tapi kalau situs sekelas FB, Twitter, mungkin ada batasannya :p

    Btw, apa alasannya PHP mulai ditinggalin, li?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s