The King’s Speech

Ceritanya, setiap pulang ke rumah, saya sekarang suka minta film-film menarik. Salah satunya adalah film “The King’s Speech” ini. Film ini diputar di bioskop sekitar tiga tahun yang lalu, mengisahkan seorang Duke of York (diperankan oleh Colin Firth) yang di kemudian hari harus naik takhta, tetapi punya satu masalah utama sebagai seorang raja: he’s stammered.

Film ini mampu menghadirkan emosi yang dapat dirasakan oleh pemirsanya. Perjuangan King George VI (dalam film ini lebih sering dipanggil dengan nama akrabnya: Bertie) untuk belajar berbicara dengan lebih lancar membuka mata kita bahwa banyak hal-hal tersembunyi di balik kegagapan seseorang. Tekanan batin masa lalu dan kekhawatiran akan masa depan membuat Bertie merasa terkungkung oleh pikiran buruknya sendiri. Lionel Logue (diperankan oleh Geoffrey Rush) lah yang kemudian mengungkap fakta-fakta itu dan menjadi teman yang setia bagi Bertie untuk melalui itu semua.

Satu hal lain yang menarik dari film ini adalah bagaimana sutradara Tom Hooper membuat penonton merasakan bahwa tidak selalu menyenangkan menjadi seorang raja. Beban mental yang dirasakan oleh Bertie ditunjukkan secara bertahap hingga klimaksnya, Bertie menyerah, “I’m not a king.” Semua itu dibangun dengan menghadirkan Bertie sebagai seorang raja yang diharapkan tapi ia sendiri tak yakin pada dirinya sehingga penonton dibuat geregetan — turut cemas.

Secara keseluruhan, film ini cukup sederhana, tetapi sangat menarik untuk disimak. Seru lah pokoknya!

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s