Naar Bed, Naar Bed, Zei Duimelot

Naar bed, naar bed, zei Duimelot
Eerst nog wat eten zei Likkepot
Waar zal ik het halen zei Lange Lot
Uit grootvaders kastje zei Ringeling
Dat zal ik verklappen zei ‘t Kleine Ding

Ketika saya masih kecil, cerita itu sering dibacakan oleh ibu saat saya mau tidur. Konon, almarhumah uwo (ibunya ibu saya) pun menceritakan hal yang sama kepada anak-anaknya ketika mereka kecil dahulu. Saya pun beberapa kali sempat mendapatkan cerita itu dari uwo ketika sedang berlibur ke rumah di Jakarta. Entah mengapa, rasanya tenang ketika mendengarkan cerita itu.

Well, cerita anak-anak ini memang biasanya digunakan sebagai dongeng pengantar tidur. Ini kisah tentang ibu jari yang menyuruh keempat jari lainnya untuk tidur. Terjemahannya kurang lebih seperti ini.

“to bed, to bed,” said the Duimelot
“let’s eat something first,” said Likkepot
“Where will we get that from,” said Langelot
“Out of grandfathers cupboard,” said Ringeling
“I’ll tell on you,” said Kleine Ding

Terjemahannya didapat dari sini. Yah, kurang lebihnya seperti itulah, saya belum berhasil mendapatkan terjemahan yang lebih baik. Mungkin saya harus bertanya sama ibu lagi ya? 🙂

Saya jadi bertanya-tanya, dengan sibuknya para orang tua di masa sekarang ini, masihkah ada yang menyempatkan waktunya untuk menceritakan dongeng sebelum tidur kepada anak-anak mereka?

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s