Payung Teduh

Payung Teduh

Saya sedang senang mendengarkan Payung Teduh. Pertama kali mendengarkan lagu-lagu dari band yang terbentuk sejak akhir tahun 2007 ini, saya tertarik pada keunikan suara vokalis dan kesederhanaan musik yang diusungnya. Saat itu, lagu yang pertama menarik perhatian saya adalah “Berdua Saja”. Lagu yang diambil dari album dengan nama yang sama seperti nama band ini terdengar sangat menenteramkan hati. Rasanya pas sekali menjadi teman teh hangat yang dinikmati di kala hujan.

Perpaduan keroncong dan jazz yang dibawakan oleh band yang beranggotakan Is, Comi, Cito, dan Ivan ini terasa pas di telinga saya. Lirik dari lagu-lagunya pun tergolong puitis, memberikan cerita yang berbeda dengan yang sering beredar di pasaran sekarang. Band yang mengeluarkan album indie pertamanya pada penghujung tahun 2010 ini mungkin dapat menjadi alternatif — atau bahkan dapat jadi pilihan utama — bagi penikmat musik yang mungkin sudah bosan disuguhkan dengan musik-musik dari boyband atau girlband zaman sekarang.

Yang jelas, Payung Teduh telah membuat saya jatuh cinta.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s