Peringatan dalam Hidup

Bismillahirrahmaanirrahiim

Yang namanya sakit itu memang tidak enak. Ketika sakit, kita jadi terbatas dalam melakukan banyak hal. Bahkan, terkadang sekadar untuk pergi ke kamar mandi saja jadi sangat menyiksa. Namun, tahukah Anda? Sakit itu adalah salah satu bentuk kasih sayang Allah kepada kita.

Loh? Mengapa bisa begitu?

Begini. Sakit itu adalah suatu bentuk azab Allah di dunia dan sakit itu diturunkan sebagai pengingat bagi mereka yang berbuat salah.

“Dan apa saja musibah yang menimpa kamu maka adalah disebabkan oleh perbuatan tanganmu sendiri, dan Allah memaafkan sebagian besar (dari kesalahan-kesalahanmu).” (QS. Asy-Syuraa’: 30)

Oleh karena itu, azab Allah di dunia dalam bentuk sakit atau mungkin dalam bentuk kecelakaan itu adalah cara Allah mengingatkan kita akan kesalahan kita, agar kita segera memohon ampun.

“Dan sesungguhnya Kami merasakan kepada mereka sebagian azab yang dekat (di dunia) sebelum azab yang besar (di akhirat), mudah-mudahan mereka kembali (kepada ketaatan).” (QS. As-Sajdah: 21)

Lalu? Bagaimana dengan anak kecil yang belum baligh misalnya? Kan mereka belum punya salah?

Kalau kasusnya seperti itu, maka sakit yang ditimpakan kepada anak itu adalah bentuk azab Allah kepada orang tuanya. Biasanya, kasusnya adalah orang tuanya sudah pernah diazab, tapi belum memperbaiki kesalahannya sehingga diingatkannya melalui media lain, yaitu anaknya. Insya Allah, dengan orang tuanya memohon ampun kepada Allah, sakit di anak tersebut pun bisa diangkat.

Sepertinya ada orang yang jahat tapi hidupnya sehat-sehat saja?

Nah, justru itu. Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, kita justru seharusnya bersyukur karena Allah masih sayang kepada kita sehingga diingatkan lebih cepat, agar lebih cepat memohon ampun kepada Allah. Orang-orang yang kelihatannya jahat itu, mungkin azabnya ditunda dan akan ditimpakan azab yang lebih berat akhirnya. Mungkin bahkan siksaan itu baru akan menjadi sangat berat ketika di akhirat kelak. Na’udzubillah.

Simpulannya, bersegeralah memohon ampun kepada Allah ketika kita diingatkan oleh suatu musibah, apapun itu. Akan lebih baik jika kita meluangkan waktu pula di sepertiga malam terakhir untuk bermunajat dan memohon ampun atas dosa-dosa yang telah lalu.

Semoga Allah menjauhkan kita dari siksa di dunia, di alam kubur, dan di akhirat kelak.

Wallahua’lam

Iklan

2 tanggapan untuk “Peringatan dalam Hidup

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s