Menulis Sebuah Buku

Salah satu impian dalam hidup saya adalah minimal sekali seumur hidup membuat sebuah buku yang akan dikenang oleh banyak orang. Keinginan ini sebetulnya sudah cukup lama ada, mungkin sejak zaman SMA. Namun, sampai sekarang saya juga tidak tahu apa yang bisa saya tuliskan untuk bisa dikemas menjadi buku.

Well, dengan mudahnya orang-orang menerbitkan tulisannya dewasa ini, seharusnya saya juga bisa menuliskan buku untuk diterbitkan di pasaran. Namun, sekali lagi, bagaimana agar buku itu menjadi bermanfaat? Bisa jadi saya hanya apriori, tapi rasa-rasanya banyak buku yang terbit di pasaran sekarang merupakan tulisan yang ringan-ringan dan sifatnya hanya menghibur. Iya tidak sih? Mohon dikoreksi jika saya salah.

Bagi saya, menulis sebuah buku memerlukan curahan pikiran yang luar biasa. Donald Knuth, bapak computer science di bagian analisis algoritma, saja sejauh ini hanya menulis empat seri saja dari The Art of Computer Programming. Plus, beliau berani membayar siapa saja yang menemukan kesalahan di bukunya. Nah, yang seperti inilah yang disebut sebagai luar biasa.

Even there is nothing new under the sun, saya berharap, suatu saat curahan pikiran saya dapat menjadi sebuah buku yang menjadi rujukan banyak orang. Karena ketika seorang anak Adam meninggal dunia, hanya ada tiga amalannya yang tidak terputus: sedekah jariyah, doa anak yang shaleh, dan ilmu yang bermanfaat.

Semoga Allah memudahkan jalan kita untuk senantiasa bermanfaat bagi sesama.

Aamiin.

Iklan

2 tanggapan untuk “Menulis Sebuah Buku

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s