Masalah Layout Keyboard

Beberapa hari yang lalu, saya baru membaca tulisan Pak Budi yang berisikan ulasan beliau mengenai HP Folio 13 yang beliau miliki. Salah satu komentarnya yang menarik adalah keyboard-nya yang empuk. Hmm… Fakta yang cukup menarik sebetulnya.

Mengapa?

Sadar atau tidak, kita hidup di era serba digital yang membuat kita banyak bersentuhan dengan keyboard dalam menulis, bahkan mungkin jumlah pemakaiannya bisa sama atau melebihi penggunaan alat tulis beneran seperti pensil atau pulpen. Nah, seperti halnya menggunakan pensil atau pulpen, tentu kita punya standar nyaman tersendiri mengenai penggunaan keyboard, terutama layout-nya. Oleh karena itu, tentu urusan kenyamanan keyboard ini tidak dapat dipandang sepele oleh para pembuatnya. Istilahnya, mesti ergonomis.

Kalau ditanyakan kepada saya, sejauh ini saya paling suka dengan layout untuk keyboard yang dibuat oleh HP. Semua tombol yang saya butuhkan cukup terfasilitasi. Tombol Home, Page Up, Page Down, dan End, terutama. Beberapa tombol ini cukup sering saya pakai sehingga ketika harus menggunakan laptop lain terkadang saya jadi kesulitan karena cara mengakses yang berbeda. Jadi sebetulnya bagi saya enak juga memakai keyboard extended yang lazim digunakan untuk komputer desktop zaman sekarang. Terlebih, tombol khusus angka yang dibuat di paling ujung kanan, itu akan sangat memudahkan saya dalam mengerjakan masukan berupa hitungan jika sudah berurusan dengan aplikasi spreadsheet.

Keyboard (atau keypad) melingkar à la Nokia 3650

Sebagai varian dari keyboard yang nyata, dengan teknologi layar sentuh, muncul pula virtual keyboard. Yang seperti ini yang sering membuat saya bingung sendiri. Masalahnya, gadget yang berbeda merk, bahkan mungkin tipe, cenderung menggunakan standar layout yang berbeda pula. Lebih lagi, bagi orang yang memperhatikan penggunaan tanda baca seperti saya, lokasi titik, koma, tanda tanya, tanda seru, hingga garis miring itu menjadi penting. Ketika sudah terbiasa dengan satu gadget, lalu harus mengetik di gadget lain dengan penempatan tanda baca yang berbeda, bingunglah saya.

Namun, hebatnya Allah menciptakan manusia, kita dapat dengan mudah beradaptasi dengan keyboard seaneh apapun. Coba saja perhatikan mereka yang menggunakan Nokia 3650 atau Nokia 7610 (yap, seri lama), pertama kali mencoba, kita akan segera kesulitan untuk mengetikkan sesuatu dengan cepat. Namun, rasanya kecepatan itu akan datang dengan sendirinya dalam hitungan bulan. Luar biasa kan adaptasi manusia? Saya pikir, jika kita dipaksa menggunakan keyboard DVORAK sekalipun, kita akan tetap bisa beradaptasi dengan cepat. Hebat ya Allah itu? 🙂

Iklan

3 tanggapan untuk “Masalah Layout Keyboard

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s