Google Code Jam!

Berbekal pengalaman di Infantri Code Jam, dan berhubung saya ngga jadi les hari ini karena agak sakit kepala (eh?) dan hari sedang hujan, maka saya memutuskan untuk tinggal di kos dan mencari mainan. Nah, hari ini kebetulan memang sedang qualification round untuk Google Code Jam.

Hasil submission saya yang kebanyakan

Pengalaman pertama ikut yang beginian, saya agak dag-dig-dug juga. Saat mengerjakan soal yang pertama, agak panik, karena cuma diberi waktu 4 menit setelah mengunduh soal untuk menyelesaikannya. Percobaan pertama saya ini langsung gagal karena saya tidak baca spesifikasi dengan baik. Salahnya kenapa? Karena saya tidak membuat keluaran dari program dalam bentuk text file. Segera saya cari-cari program Java (bahasa yang saya gunakan untuk kompetisi ini) lama bagian save-nya untuk disalin. Alhamdulillah, percobaan kedua berhasil dengan baik karena hasilnya langsung benar.

Soalnya sebetulnya sederhana, hanya diminta character mapping saja. Dengan contoh yang sudah ada, tentunya tidak susah untuk membuat solusinya. Namun, ini terpaksa memakan waktu lagi sekitar 9 menit dari percobaan pertama karena saya tidak tahu cara membuat newline di penulisan text file. Konyol memang. Hahaha…

Nah, sebetulnya babak kualifikasi ini ada empat soal, tiga soal sisanya berjudul “Dancing with the Googlers”, “Recycled Numbers”, dan “Hall of Mirrors”. Soal yang kedua (B, “Dancing with the Googlers”) adalah mencari jumlah orang yang mendapat nilai terbaik minimal p dari tiga orang juri untuk n jumlah peserta. Yang ketiga adalah soal pengacakan nomor dengan urutan yang sejenis. Err… Yah, begitulah, bingung juga saya menjelaskannya. Yang jelas, ini langsung saya skip karena susah mengerti soalnya. Hahaha… 😛 Yang terakhir kalau tidak salah itu menghitung jumlah refleksi yang dihasilkan dari sejumlah cermin yang terpasang. Nah, yang ini sepertinya sulit, karena sampai saat ini soal itulah yang paling sedikit submission-nya.

Hah, buru-buru yang soal ketiga dan keempat, saya saja mengerjakan soal yang kedua sekitar 1 jam sendiri. Padahal, sebetulnya soal kedua itu cuma beberapa baris saja solusinya, tidak perlu banyak-banyak, tapi saya entah mengapa salah terus. Rasanya sudah saya cek berkali-kali dan hasilnya selalu cocok. Random sampling untuk pengecekan manual saya selalu menghasilkan nilai yang benar.

Ternyata oh ternyata…

Saya lupa membuat pengecualian untuk masukan bernilai 0 sehingga tentu saja jadi salah di banyak tempat. 😐

Tercatat, 7 kali saya mencoba untuk memasukkan jawaban saya, dan baru jawaban kedelapan yang benar. Perjuangan yang luar biasa, karena saya selalu membatin, “Pokoknya kalau yang ini gagal, menyerah deh. Ini yang terakhir,” meskipun nyatanya, saya tetap saja penasaran dan terus mencoba memasukkan jawaban yang benar. Hahaha… Untungnya, setelah itu berhasil, program saya langsung dapat berjalan untuk soal dengan masukan yang lebih besar. Yah, ada tambahan poinlah paling tidak. 😀

Mungkin ada faktor pencerahan setelah saya shalat Ashar juga kali ya. Karena kejadian yang serupa juga terjadi pada saat Infantri Code Jam. 😀 Plus, saat menulis ini, saya belum makan siang. 😐

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s