Belajar Bahasa Jerman

Ich liebe Sprachen lernen, also lerne Ich Deutsch im Goethe-Institut.

Maafkan saya kalau ada yang salah dengan kata-kata di atas. Berhubung saya masih belajar dan masih pemula, jadi tulisan di atas adalah salah satu bentuk latihan. Namanya belajar bahasa, mesti sering menggunakannya toh? Nah, ceritanya saya baru mengikuti kursus lagi di Goethe-Institut Bandung setelah kuartal lalu saya lebih memilih untuk postpone.

Mau melanjutkan sekolah di Jerman ya?

Banyak orang yang bertanya seperti itu ketika saya bilang saya kursus bahasa Jerman. Sebenarnya, saya belajar bahasa ya karena saya senang belajar bahasa. Rasanya seru aja kalau suatu saat saya berkesempatan ke sana dan saya tidak mempunyai kendala bahasa ketika berada di sana. Lebih enak kan? Mau ke mana juga bisa ajak bertanya langsung pada penduduk setempat. Lagi pula, setahu saya dengan begitu orang-orang juga akan jadi lebih ramah karena tahu kita bisa menggunakan bahasa mereka. Iya tidak sih?

Beralih ke cerita kursus, jadi ceritanya jadwal saya adalah setiap hari Sabtu jam 13.00 sampai jam 18.15. Padahal, tadinya saya sempat mau ambil jadwal yang weekdays saja supaya lebih sebentar waktunya. Pengalaman kuartal sebelumnya menunjukkan bahwa les 5 jam sehari itu tidak enak. 😐 Namun, rencana saya gagal karena saya terlambat daftar ulang. 😦

Pada kuartal ini, karena saya postpone sebelumnya, saya bertemu dengan teman-teman baru. Seperti biasa, ada anak-anak SMA-nya, ada anak kuliahnya. Namun, kali ini yang sudah bekerjanya lebih banyak dari teman-teman kursus saya yang sebelumnya. Lumayan juga sebetulnya, jadi bisa mengenal orang-orang baru. Kata ayah, biar banyak temannya, tidak itu-itu saja.

Nah, guru yang mengajar pun baru. Cukup berbeda cara mengajarnya. Kalau yang dulu, gurunya lebih muda dan lebih ceria, yang sekarang kesannya agak serius dan tipikal khas orang-orang dulu. Walaupun begitu, sebetulnya menarik juga diajarkan sama guru yang satu ini. Sedikit-banyak, guru ini mengingatkan saya pada guru Matematika saya zaman SMA dulu, one of the best teacher I’ve ever had.

Intinya, kuartal baru ini harus diisi dengan semangat baru juga. Semangat dulu ah! 🙂

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s