Bebas Bicara

Zaman sekarang, dengan era informasi yang semakin maju, dengan tidak adanya lagi batasan dari pemerintah, dengan sudah tidak adanya lagi pembredelan surat kabar karena mengkritik pemerintah, rasanya orang sudah semakin bebas untuk bercuap apa saja. Jejaring sosial menjadi salah satu media utamanya. Menariknya, Indonesia dikatakan sebagai salah satu negara paling aktif di Twitter, bahkan mencapai peringkat kelima di dunia(!). Dikutip dari sini, Menkominfo Tifatul Sembiring berujar,

“Biasanya orang bangun tidur bukan malah membaca doa bangun tidur, tapi langsung melihat ponsel, apakah ada mention untuknya,”

Ini fakta yang menarik. Rasanya sekarang sudah tidak jarang lagi kita dengar orang-orang yang bercuap di jejaring sosial atau blog, mulai dari kehidupan pribadi, hingga ke kritik kepada pemerintah dan pelaku kejahatan; mulai dari cara yang halus dan sopan, hingga tulisan yang penuh caci-maki. Masalahnya sekarang — mari menyoroti bagian kritik kepada pemerintah dan pelaku kejahatan — apakah kritik tersebut sudah berdasar pada sesuatu yang kuat dengan fakta yang komprehensif, atau “yang penting mangap dulu”?

Yah, begitulah. Dunia sudah berubah. Informasi bahkan kini menjadi sumber daya yang sangat berharga bagi sebuah organisasi atau perusahaan. Orang sudah bebas bicara, asal cuap tak masalah. Seperti halnya tulisan ini.

Salahkah?

Beberapa berita menarik terkait cecuitan di Twitter dapat dilihat di sini dan di sini.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s