The Adventures of Tintin

Oh, man!

Setelah sekian lama tidak menyaksikan si jambul yang telah menjelajahi berbagai belahan dunia ini, akhirnya saya bisa menyaksikannya lagi – dan kali ini dalam layar lebar! Tintin, sang reporter kenamaan karangan Hergé, kali ini kembali menyuguhkan petualangan menarik yang sangat sayang untuk dilewatkan, termasuk bagi saya sebagai salah seorang penggemarnya. Karya Steven Spielberg yang diangkat dari salah satu karangan Hergé yang berjudul The Adventures of Tintin: The Secret of the Unicorn ini cukup mengembalikan ingatan-ingatan lama saya akan ceritanya, tokoh-tokohnya, dan keseruan serta kekonyolan yang ada di dalamnya.

Sangat menyenangkan bagi saya untuk mengingat satu per satu tokoh yang muncul, mulai dari Hergé yang selalu ada di setiap serialnya (tetapi tidak pernah berinteraksi dengan Tintin) sebagai tokoh yang melukiskan Tintin di awal cerita, Snowy yang sangat setia menemani Tintin berkeliling dunia, Thomson dan Thompson (Dupont et Dupond dalam versi Prancis), hingga bertemu Kapten Haddock yang terus menemani Tintin selama perjalanannya. Sayang, Profesor Calculus tidak muncul dalam film yang berdurasi 107 menit ini.

Beberapa cerita di awal dibangun mirip dengan serialnya, tetapi bagian tengah hingga akhir tidak lagi mengikuti cerita sebenarnya, misalnya pertemuan dengan Kapten Haddock pertama kali, atau kemunculan Madame Castafiore yang dalam film belum dikenali Tintin. Dalam serial atau komiknya, Tintin pertama kali bertemu dengan Kapten Haddock dalam Crab with the Golden Claws seingat saya, dan setelah saya cek memang betul seperti itu adanya. Anyway, memang sangat sulit mungkin membuat cerita dengan memasukkan berbagai tokoh tersebut, sedangkan sebenarnya Secret of the Unicorn bersambung ke Red Rackham’s Treasure, sehingga sangat wajar jika beberapa bagian dari cerita “terpaksa” disesuaikan.

Secara keseluruhan, film animasi yang musiknya didukung oleh karya dari John Williams ini cukup menarik, menegangkan tapi tetap memunculkan beberapa hal lucu dan unik. Untuk Anda yang menggemari Tintin, film ini perlu Anda tonton untuk melihat “cerita lain” dari karya terpopuler Hergé ini. Buat saya, ini mengingatkan kembali akan masa kecil saya yang senang sekali memutar CD serialnya dulu saat sedang bosan, dan jika nanti akan dibuat sekuelnya, sepertinya saya akan tetap setia untuk menunggunya.

Iklan
Dikirimkan di Film

Satu tanggapan untuk “The Adventures of Tintin

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s