Bila Engkau Berlalu, ya Ramadhan…

Tak terasa, sekarang sudah bulan Sya’ban lagi. Kurang dari sebulan kita sudah akan menemui bulan yang dimuliakan itu, Ramadhan Mubarok. Kembali ke setahun silam, sudah sepatutnya kita bertanya pada diri kita, apakah kita sudah memaksimalkan Ramadhan yang lalu?

Bagi saya, dua tahun terakhir ini justru merupakan penurunan kualitas dalam menjalankan Ramadhan. Dengan godaan yang semakin banyak dan kehidupan yang berbeda sejak saya duduk di bangku kuliah, rasa-rasanya banyak yang sebenarnya perlu diperbaiki untuk Ramadhan ke depan. Sakit yang sempat saya derita di bulan Ramadhan dua tahun yang lalu membuat saya tidak dapat menunaikan ibadah puasa sebulan penuh. Sedih sekali rasanya, tapi mau bagaimana lagi?

Teman-temanku yang baik, sudah seharusnya kita menyiapkan jiwa dan raga kita untuk menjalani bulan yang penuh berkah ini. Jaga kesehatan, olahraga yang rajin, makan yang cukup, dan istirahat yang cukup. Yang penting juga, jaga perkataan, jaga perbuatan, banyak-banyaklah beristighfar atas kesalahan yang telah lalu. Jadi, ketika bulan yang mulia itu tiba, kita pun sudah bersih menjalaninya.

Bila engkau berlalu, ya Ramadhan,

semoga saya sudah bisa memaksimalkan ibadah.

Bila engkau berlalu, ya Ramadhan,

semoga saya tidak bersedih lagi karena masih banyak berbuat salah.

Bila engkau berlalu, ya Ramadhan,

semoga saya sempat bertemu denganmu di tahun berikutnya.

Iklan

Satu tanggapan untuk “Bila Engkau Berlalu, ya Ramadhan…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s