Stress

Pressure pushing down on me
Pressing down on you no man ask for
Under pressure – that burns a building down
Splits a family in two
Puts people on streets
It’s the terror of knowing
What this world is about
Watching some good friends
Screaming let me out
Pray tomorrow – gets me higher
Pressure on people – people on streets
She been around
Kicked my brains round the floor
These are the days it rains but it never pours
People on streets
People on streets
It’s the terror of knowing
What this world is about
Watching some good friends
Screaming let me out
Pray tomorrow – high higher
Turned away from it all like a blind man
Sat on a fence but it don’t work
Keep coming up with love but it’s so slashed and torn
Why – Ooooh
Insanity laughs under pressure we’re cracking
Can’t we give ourselves one more chance
Why can’t we give love that one more chance
Why can’t we give love
Give love give love give love give love
Give love give love give love
Love’s such an old fashioned word
And love dares you to care for
The people on the edge of the night
And love dares you to change our way of
Caring about ourselves

——Under Pressure by Queen——

Hmmm… Beberapa minggu belakangan, saya merasakan stress yang cukup besar. Sempet perang urat saraf sama temen-temen, sempet naik emosinya, sempet gila sendiri dengan kerjaan yang menumpuk itu. Rasanya hampir tak ada waktu untuk istirahat, kerja keras terus! Biar namanya hari Sabtu ataupun Minggu, tetep aja harus keliling-keliling dan memeras otak untuk bekerja keras mengurus ini.

Pekerjaan tampaknya ga ada habis-habisnya selama ini, setiap saat ada saja masalah yang datang. Beruntung, saya tidak bekerja sendiri, selalu ada teman-teman yang siap bekerja sama di sekeliling saya. Paling tidak, jika dianalisis secara matematis ini dapat mengurangi beban. Misalnya, ada satu masalah dibagi berdua maka jadi 1/2. Jika ada masalah dibagi dengan Dia yang Maha Perkasa, maka hasilnya adalah 1/unlimited maka hasilnya adalah 0. Jadi, bisa dibilang hilang sama sekali bebannya.

By the way, dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, stress atau dalam padanan bahasa Indonesia-nya tekanan adalah “Keadaan tidak menyenangkan yg umumnya merupakan beban batin: ~ batin yg terus-menerus dapat menimbulkan kelumpuhan mental.” Kalau berdasarkan Wikipedia, “Stress is a measure of the average amount of force exerted per unit area. It is a measure of the intensity of the total internal acting within a body across imaginary internal surfaces, as a reaction to external applied forces and body forces.”

Kalau dianalisis dari segi Fisika, stress itu seperti yang dijelaskan di atas, artinya adalah force (gaya) per satuan area (luas). Jadi, dalam mengurangi stress ada dua cara yang dapat ditempuh:

  1. Mengurangi gaya yang memberikan tekanan ke hati kita.
  2. Melapangkan (memperluas) hati kita, sehingga tekanan yang dirasakan menjadi lebih kecil. Ini dikarenakan area berbanding terbalik dengan tekanan.

So, selanjutnya adalah bagaimana kita harus pintar menyiasati gaya yang datang, atau bagaimana melapangkan hati kita. Jadi, siapkah kita untuk itu?

*Tulisan ini agak ngaco karena saya sendiri masih agak merasakan stress karena kerjaan kemarin dan UAS (Ulangan Akhir Semester) yang harus dihadapi besok. Do’akan saya bisa sukses ya!

Iklan

5 tanggapan untuk “Stress

  1. Baca basmalah sebelum ujian…
    Biar gak tambah seteres! :d
    _________________
    Alias: πŸ™‚ Bismillahirrahmaanirrahiim. Berjuang!

  2. heum… tinggal masalah coping strategy saja kalau demikian… mau emotional focus atau problem focus πŸ˜€

    *abis kenyang denger ceramah bahas skrispi orang kemaren :p

    oh ya…

    UNDER PRESSURE nya ramean versi THE USED feat MCR lho kalo kata saya πŸ˜‰
    ______________________________
    Alias: Ya ya ya… Belakangan emang juga sering dapet ocehan dari orang. Emang yang versi The Used & MCR itu ramean, cuma rasanya saya lebih suka versi Queen.

  3. FIGHT terus ALI πŸ˜€ Yo~ Banyak orang yang mendukungmu~ Insya Allah, segala bebanmu teratasi YEAH!! semangat..smangat..
    _______________________
    Alias: Semangat terus! Yeah! Terima kasih buat support-nya.

  4. Ya… namanya juga hidup… selalu ada stres. Bukan hanya pada saat ulangan saja, nanti sudah luluspun stres mencari Perguruan Tinggi yang cocok, stres manakala mau masuk ujian masuk. Pada saat mahasiswa, nanti stres lagi setiap kali mau ujian. Sudah lulus dari universitas, stres lagi mau cari pekerjaan yang sulit di negeri ini. Sudah diterima kerja, stres juga disuruh2 bos setiap hari……

    Pokoknya stres selalu ada, tapi itulah hidup, stres adalah bagian dari kehidupan itu sendiri. Tidak perlu dihilangkan asal stres dapat dikelola dengan baik maka ia menjadi sesuatu yang tidak begitu buruk….. πŸ˜€
    ________________________________
    Alias: Ya begitulah. Sedang belajar menikmati stress nih…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s